
Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia (Poltekkes BSI) menerima visitasi dari Kolegium Terapis Wicara Indonesia pada Kamis, 13 November 2025, sebagai bagian dari proses pembukaan Program Studi D4 Terapi Wicara dan Bahasa. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Poltekkes BSI dalam memperluas cakupan pendidikan kesehatan, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga profesional terapis wicara di Indonesia.
Visitasi dilakukan oleh dua perwakilan Kolegium, yaitu:
-
Tetty Ekasari, A.Md.TW., M.Pd., M.C.E. – Ketua Bidang IV: Mutu dan Akreditasi
-
Hikmatun Sa’diah, A.Md.TW., M.Pd. – Ketua Kolegium Terapis Wicara Indonesia
Kebutuhan Tenaga Terapis Wicara Masih Sangat Tinggi
Dalam pemaparannya, Hikmatun Sa’diah, A.Md.TW., M.Pd. menyampaikan bahwa kebutuhan terapis wicara di Indonesia pada tahun 2025 mencapai 5.008 orang, sementara jumlah tenaga yang tersedia baru sekitar 2.700 orang.
Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, kebutuhan mencapai 200 orang, namun tenaga yang tersedia baru sekitar 60 orang. Kondisi ini membuka peluang besar bagi perguruan tinggi, khususnya PTS, untuk berperan aktif dalam penyediaan tenaga kesehatan yang kompeten hingga tahun 2027 dan seterusnya.
Komitmen Poltekkes BSI dalam Pembukaan Prodi Baru
Ketua Yayasan Poltekkes BSI, drh. Agung Tri Haryanto, M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan fasilitas, tetapi juga oleh nilai-nilai yang mendasari proses pembelajaran. Beliau berharap proses pembukaan Program Studi D4 Terapi Wicara dan Bahasa dapat dipercepat sehingga dapat segera beroperasi memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ketua Tim Pembukaan Prodi, apt. Nur Ismiyati, S.Farm., M.Sc., bersama Rendi Ariyanto Sinanto, A.Md.Kep., S.Kep., M.K.M., menyampaikan bahwa sejak Oktober 2024 mereka telah melakukan pengumpulan data mendalam terkait:
-
profil profesi terapis wicara
-
nomenklatur dan kompetensi lulusan
-
kebutuhan SDM nasional dan regional
-
analisis sarana dan prasarana
-
peta perguruan tinggi penyelenggara
-
serta minat calon mahasiswa
Upaya ini menunjukkan keseriusan Poltekkes BSI dalam membuka program studi baru yang relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan masa kini.
Menuju Pembukaan Prodi Baru yang Berkualitas
Visitasi oleh Kolegium Terapis Wicara menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan institusi dalam penyelenggaraan pendidikan yang memenuhi standar mutu nasional. Poltekkes BSI optimis bahwa pembukaan Program Studi D4 Terapi Wicara dan Bahasa akan memberikan kontribusi besar bagi peningkatan layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan gangguan komunikasi dan bahasa di masyarakat.

