Seminar Medical Record Bhakti Setya Indonesia (SEMERBAK) 2025

“Pemanfaatan Artificial Intelligent (AI) Pada Rekam Medis Elektronik Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan”

Himpunan Mahasiswa (HIMA) Resistan Politeknik Bhakti Setya Indonesia kembali menyelenggarakan Seminar Medical Record Bhakti Setya Indonesia (SEMERBAK) 2025 dengan mengusung tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) pada Rekam Medis Elektronik dalam Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 23 November 2025, dan menghadirkan dua narasumber yang ahli di bidangnya, yaitu Dian Budi Santoso, S.K.M., M.P.H. dan Suhartanto, A.Md. Perkes., S.Kom.. Acara dipandu oleh moderator Bangkit Ary Pratama, S.K.M., M.Kes.

Isi Materi dan Pembahasan

1. Pemateri 1 – Mengubah Paradigma: AI sebagai Mitra dalam Pengelolaan Rekam Medis

Dalam sesi pertama, Dian Budi Santoso menyampaikan bahwa perkembangan teknologi, khususnya AI, telah mengubah paradigma pengelolaan rekam medis secara signifikan. Ia menekankan bahwa:

  • AI bukan ancaman, melainkan teknologi yang dapat menjadi mitra dalam meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kualitas pengolahan data kesehatan.

  • Dalam penerapannya, perlindungan privasi data pasien tetap menjadi prioritas, sehingga berbagai teknik keamanan informasi perlu diterapkan secara konsisten.

  • Implementasi AI yang tepat dapat meminimalkan pekerjaan administratif yang repetitif, sehingga tenaga kesehatan dapat lebih fokus pada pelayanan klinis.

Sesi ini memberikan wawasan baru bahwa transformasi digital di bidang kesehatan tidak dapat dihindarkan dan harus dipersiapkan dengan pemahaman yang baik.

2. Pemateri 2 – Inovasi AI untuk Optimalisasi Klaim BPJS Kesehatan

Sesi kedua oleh Suhartanto lebih menekankan pada pemanfaatan AI dalam proses administrasi jaminan kesehatan, khususnya BPJS. Poin-poin penting yang disampaikan meliputi:

  • AI mampu menganalisis data rekam medis secara cepat dan akurat, sehingga proses verifikasi dan pengajuan klaim BPJS dapat dilakukan lebih efisien.

  • Dengan sistem yang terintegrasi, keamanan data pasien dapat lebih terjaga, dan potensi kesalahan dalam pengolahan klaim dapat diminimalkan.

  • Penerapan AI harus memperhatikan etika, regulasi, dan tanggung jawab agar inovasi dapat berjalan berkelanjutan dan diterima oleh seluruh pemangku kepentingan.

Materi ini memberikan perspektif bahwa teknologi dapat menjadi solusi utama dalam meningkatkan efisiensi layanan kesehatan nasional.

Ucapan Terima Kasih dan Harapan ke Depan

Ketua panitia, Luthfi Afilia Eka Putri, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada narasumber, panitia, dan seluruh peserta yang telah berkontribusi hingga kegiatan SEMERBAK 2025 berjalan dengan lancar dan sukses. Ia berharap bahwa:

  • Kegiatan SEMERBAK dapat menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas,

  • serta SEMERBAK 2026 dapat diselenggarakan dengan persiapan yang lebih matang dan memberikan manfaat lebih besar bagi mahasiswa maupun praktisi di bidang rekam medis dan informasi kesehatan.